Oktober 26, 2008

Sublimasi Kekecewaan Minggu ini (Part I)

Malem ini ane koq ngerasa melankolis abis. Jadi gampang terharu dan kebawa perasaan. Mata ane berkaca-kaca Dalam merenung kejadian seminggu ini. Ane fikir ini minggu dengan ujian terberat, berbagai masalah dan tugas, tanggung jawab serta kewajiban makin lama makin menumpuk menunggu gilirannya untuk selesai dikerjakan.

Ujian pertama muncul dari kelompok PA ane yang mempertanyakan masalah komitmen ane, kedua dari prodi elind yang ngeluarin Surat Peringatan (SP) I karena ketidakhadiran tanpa keterangan selama 36 sesi. Lantas kedua hal ini kemudian berkorelasi dengan SP dari keluarga (secara suratnya langsung dikirimin ke rumah). Belum lagi tugas persiapan aksi dan ngurusin masalah organisasi lainnya.

Melelahkan memang...

Cuman kemudian ane ngerasa agak sedikit terhibur, soalnya di akhir pekannya bakalan digelar acara MKM (Malam Keakraban Mahasiswa) dan pengukuhan (katanya c, cuman koq jadi acra pelantikan y, ga profesional juga rupanya) IA- POLBAT.

Dengan publikasi besar2an baik lewat spanduk, brosur, pamflet, dan publish di media baik cetak maupun radio ni acara ane yakin acaranya bakalan mewah n megah banget, mana katanya mau datengin artis ibukota lagi (ROSSA katanya).

Alhasil dengan menaruh harapan besar pada acara ini ane pun dateng ke acara tersebut dengan semangat sumpah pemuda. Sesampainya disana parkiran ga terlalu rame, positf thinking “mungkin banyak yang naik angkot bwt ngurangin dampak global warming”. Ane mulai jalan menuju lobi tampat acara megah itu digelar. Udah rame orang ternyata, ane pun langsung melihat sekeliling bwt nyari orang yang ane kenal, dan akhirnya ane menemukan juang, langsung aja ane kesana bwt nikmatin acara itu bareng juang.

Beberapa menit ngikutin acara, ternyata MKMnya diselingi dulu dengan Pengukuhan IA-POLBAT spanduk MKM pun ditimpa dengan spanduk IA-POLBAT dengan desain yang NORAK banget.

Setelah acara itu selesai, mulailah lagi memasuki acara sambutan dari berbagai orang (yang katanya) penting itu. Dan ane pun mendengarkan sambutan pidato mereka dengan khidmat sambil telinga disumbat dengan earphone dari MP4 dengan volume maksimal.

Sambutan2 panjang dan melelahkan tersebut akhirnya selesai juga, ane langsung nyuruh anak2 LPM bwt siap2 mencari dimana keberadaan artis ibukota yang katanya akan ngisi acara tersebut. Dan laporannya mengejutkan, “ARTISNYA GA JADI DATENG”. Wah ini jelas2 pembohongan publik nih. Ane harus usut dan investigasi masalah ini (apaan c).

Dapet laporan kaya gitu jelas ane langsung males dan nyesel banget hadir di acara itu. Konsepnyua ga ada yang berubah dari 2 tahun sebelumnya (waktu ane semester 1). Bosen juga band, band,band, teatrikal, band, parodi, band,band dan selesai.

Ntah waktunya yang terlalu sempit, panityanya yang kurang kreatif ato intervensi dari penanggung jawab acara (BEM) yang terlalu besar kepada panitia, wallahualam. Yang pasti nih acara menurut ane :
1. standar dan monoton
2. buang2 waktu (ane, panitya dan yang lainnya)
3. buang2 duit
4. penggelapan duit (semoga yang ini tidak terjadi)
5. pembohongan publik

satu hal yang pasti kalo emang poin keempat terjadi (secara ngundang HARDI HOOD - Calon DPD Prov. KEPRI dan Hj. Asnah – Caleg PAN DPRD Provinsi no urut 9) mudah2an aja mereka yang terlibat segera dikembalikan ke jalanNya yang lurus dan benar.

Dan ane akhirnya langsung pulang setelah menyaksikan PARODI PALING GA’ MUTU dipertontonkan. Pulang dengan tambahan perasaan yang makin kacau balau.

Tidak ada komentar: