![[sandal+dan+pantai.jpg]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_dvKzXnDvErsnQSRmgNlQHDOSG5Lnf8yGvrSkiq3tHaUwtc6NKBx87HCcDYjAhmYg_rQnlgL5Dcsl1rklgdreBPoh6BQrDF2dZ76eQvBHBq7lfiCfrCeHwE8Ow0FuqxchmgXSvF1iL7Oq/s1600/sandal+dan+pantai.jpg)
Seorang pemain sirkus memasuki hutan untuk mencari anak ular yang akan dilatih bermain sirkus. Beberapa hari kemudian, ia menemukan beberapa anak ular dan mulai melatihnya. Mula-mula anak ular itu dibelitkan pada kakinya. Setelah ular itu menjadi besar dilatih untuk melakukan permainan yang lebih berbahaya, di antaranya membelit tubuh pelatihnya.
Sesudah berhasil melatih ular itu dengan baik, pemain sirkus itu mulai mengadakan pertunjukkan untuk umum. Hari demi hari jumlah penontonnya semakin banyak. Uang yang diterimanya semakin besar.
Sampai pada suatu hari...
------------
Kadang-kadang dosa terlihat tidak membahayakan. Kita merasa tidak terganggu dan merasa dapat mengendalikannya. Bahkan kita merasa bahwa kita sudah terlatih untuk mengatasinya. Tetapi pada kenyataannya, apabila dosa itu telah mulai melilit hidup kita, sukar dapat melepaskan diri lagi daripadanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar